Senin, 23 Februari 2015

Alasan CLEO JKT48 Keluar

Kumpulan foto terbaru Alasan CLEO JKT48 Keluar

cleo jkt48
Cleopatra Djapri sempat merasakan bergabung dengan grup idola JKT48 yang merupakan adik AKB48 di Jepang. Dia dinyatakan lulus dari member JKT48 pada 10 Desember 2015.

Sekarang Cleo sudah bergabung dengan grup baru, duo 2 Angels bersama Glenca Cisara. Debutnya diawali dengan penampilan di Dahsyat pagi tadi, duo ini membawakan lagu "Buruan Tembak" yang musiknya beraliran pop alternatif.

Cleo sempat disinggung kembali mengenai keputusannya keluar dari JKT48. Dia sempat mengungkapkan keluar dari grup karena merasa tidak nyaman. Kali ini dia mengungkapkan lebih dalam lagi.

"Karena aku tertekan dengan beberapa staf itu, sebenarnya aku enggak ada masalah, dan sampai sekarang juga aku merasa JKT48 adalah segalanya buat aku. Tanpa adanya mereka dulu aku enggak akan seperti ini, karena banyak yang sudah aku dapat dan aku pelajari di sana, seperti disiplin, dan beberap potensi yang aku miliki," katanya saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Selasa (26/2/2015).

Awal ketegangan dimulai ketika Cleo mengumumkan kelulusan/pengunduran dirinya melalui akun twitter-nya. Dari kicauan yang ia buat pada hari itu secara tersurat Cleo menyatakan alasannya mundur adalah karena tidak tahan dari tekanan yang diberikan para staff kepada dirinya.
Setelah pengumuman mundur melalui kicauan twitter tersebut akhirnya Cleo benar-benar mundur dari idol group JKT48. Tapi berbeda dengan kelulusan Ochi yang terkesan adem ayem tanpa ada berita miring apapun, berita kelulusan Cleo ini menjadi santapan media yang penasaran dengan statement-nya yang berbunyi "Karna Cleo sudah sangat tertekan dengan perlakuan beberapa staff official JKT48".

Akibat statement-nya tersebut nama Cleo menghiasi acara-acara berita selebriti tanah air, dan benar, berdasarkan wawancara yang dilakukan Cleo dengan beberapa media ia menjelaskan alasan mengapa ia memilih mundur sebagai member JKT48 antara lain adalah karena tekanan dari para staff, dirinya yang tidak disukai oleh staff serta menjadi korban bullying member lainnya.

Cleo juga mempermasalahkan staff (JOT) yang memberikannya job berlebihan sehingga ia kesulitan menjalani kehidupan kuliahnya. Cleo pernah mengatakan bahwa padatnya jadwal manggung on/off air hingga theater JKT48 yang dirasanya "dipaksakan" para staff pada dirinya membuat ia sering bolos kuliah.

Selain itu dirinya yang seharusnya 'diperlakukan spesial' karena saat ia audisi Aki-P, sang pemilik Project48 memberinya bintang dua, yang berarti ia seharusnya mendapatkan posisi centre.


Well, untuk informasi. Posisi centre dan leader dalam Project48 manapun ini berbeda. Leader adalah sosok yang sering melakukan MC pada saat tampil atau pun acara-acara lainnya, sedangkan centre adalah sosok yang berdiri paling depan dalam setiap penampilan Project48.

Cleo beralasan salah satu alasan yang membuat ia tidak nyaman berada di JKT48 ialah kehadiran para staff yang ia anggap tidak menyukai dirinya. Cleo menganggap ucapan "Kalau kamu bukan pilihan langsung dari Aki-P, kamu sudah saya eliminasi dari tadi" itu sebagai bukti ketidaksukaan staff terhadap dirinya.

Ditambah lagi ketika ia menerima berita kemalangan melalui telefon, staff memarahinya tanpa memikirkan perasaan Cleo yang sedang sedih karena adiknya yang sedang sakit.

Bisa jadi benar staff tersebut memang membencinya, bisa jadi staff tersebut hanya ingin menguji Cleo.

Kenapa?

Mendapatkan bintang dua langsung dari Aki-P sendiri seakan membuktikan betapa tingginya harapan Akimoto-sensei pada diri Cleo. Mungkin saja staff ingin memberikan 'ujian' bagi Cleo, karena kalau benar ke depannya Cleo akan menjadi centre maka tekanan yang datang dari fans dan (mungkin) member lainnya akan menjadi sangat berat kalau Cleo tidak terbiasa berada dalam situasi tertekan.

    "Semakin tinggi pohon semakin kencang angin menerpa"


Seperti peribahasa diatas, ada kemungkinan staff yang menunjukkan 'ketidaksukaannya' kepada Cleo hanya ingin Cleo menjadi kuat, baik secara fisik maupun mental. Karena jadwal tampil JKT48 tidak seperti artis-artis lainnya, mereka dituntut harus bisa tampil dalam performa puncak setiap hari, setiap saat. Apabila Cleo benar-benar menjadi centre dan gampang goyah (baik secara fisik maupun mental) maka akan menurunkan performa JKT48 secara keseluruhan. Karena posisi centre akan menjadi posisi yang mendapatkan porsi perhatian media paling besar.

Jelek-jeleknya, bila memang si oknum staff tersebut memang tidak menyukai Cleo, bukan berarti semua staff JKT48 juga tidak menyukai Cleo. Pasti ada staff yang menyukai dia maupun yang biasa saja. Kalau pun benar oknum staff tersebut tidak menyukainya seharusnya Cleo tidak ambil pusing, karena yang bisa men-shuffle member Project48 adalah Aki-P dan member itu sendiri.

Namun, Cleo tak melihat member lainnya di JKT48 mendapat perlakuan tak menyenangkan seperti yang dialaminya.

"Kalau selama ini yang aku lihat enggak. Ada juga yang keluar dari JKT48 mungkin karena memang dia sudah selesai (kontraknya) atau ada permasalahan lainnya yang mungkin enggak sama dengan aku permasalahannya," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.